205 Non ASN Kabupaten Beltim Ikuti Seleksi Kompetisi PPPK Tahap II

24 Apr 2025 | Berita Utama, Kepegawaian

Manggar, DiskominfoSP Beltim – Sebanyak 205 pegawai honorer data base mengikuti Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Gedung CAT BKPSDM Beltim. Pelaksanaan seleksi dimulai selama 2 hari, dari Rabu, (24/04/2025) hingga Kamis, (25/04/2025).

Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar dindampingi Sekretaris Daerah, Mathur Noviansyah dan Kepala BKPSDM, Hendri Yani meninjau langsung Seleksi pada Hari Pertama Sesi Pertama, Rabu(24/04/2025).

Khairil memberikan arahan sekaligus motivasi bagi para peserta “Seleksi ini bukan hanya ingin lulus, tapi kita harus punya niat untuk Belitung Timur yang lebih baik. Kalau hanya sekedar ingin lulus, kalian belajar dan belajar pasti lulus. Tapi kalau setelah lolos kita juga setengah-setengah dalam bekerja dan komitmen, bahkan tidak komitmen, kita semua akan menjadi beban pemerintah daerah,” ungkap Khairil.

Wabup Khairil berharap seluruh peserta seleksi dapat mengerjakan ujian seleksi dengan baik, benar dan tepat waktu.

“Jadi kerjakan dengan baik, jangan grogi. Kalau ada soal yang sulit, tinggalkan. Jangan ditunggu, mana yang belum dicatat saja, nanti baru liat ke atas. Kalau kita menunggu yang itu saja tidak akan selesai karena waktu terus berlalu. Oleh karena itu, sekali lagi saya ucapkan selamat berseleksi penantian sudah sampai pada hari ini,” pungkasnya.

Terakhir, Ia berharap kepada seluruh peserta bisa menjaga komitmennya untuk Kabupaten Beltim yang lebih baik.Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kabupaten Beltim, Gusnul Yakin mengungkapkan bahwa Kabupaten Beltim merupakan Tilok Mandiri Instansi pertama menurut BKN Kantor Regional VII BKN Palembang yang melaksanakan seleksi kompetensi PPPK tahap II.

“Iya, kalau untuk pelaksanaan seleksi PPPK tahap II ini info dari BKN bahwa Beltim merupakan Tilok Mandiri Instansi yang pertama melaksanakan seleksi ini. Jadi BKN itu terdiri dari tiga tilok, Tilok di kantor BKN, Tilok Mandiri BKN dan Tilok Mandiri Instansi,” ungkap Gusnul.

Terkait dengan sistem penilaian kelulusan pada PPPK tahap II, Gusnul menjelaskan hal ini masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

“Yang pasti hasil PPPK tahap II ini menunggu hasil optimalisasi yang tahap I dulu. Maksudnya jumlah formasi kita totalnya ada 1.358 formasi. Dari tahap I kemarin yang telah dinyatakan lulus, saat ini sedang proses untuk penetapan NIP ada 1.196 orang. Jadi kan ada kekosongan formasi sekitar 200-an baik dari tenaga teknis, guru dan kesehatan. Nanti formasi yang kosong itu dioptimalisasi dulu khusus yang tahap I jadi pelamar yang tahap I yang tidak lulus yang statusnya R3 itu nanti dioptimalisasi untuk mengisi formasi-formasi yang kosong,” jelas Gusnul.

Terakhir, Ia mengatakan baik itu tahap I maupun tahap II, totalnya tetap 1.358 formasi. Terkait dengan PPPK paruh waktu masih menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) RI. (Al)