Pantau Pelaksanaan Pemilu 2024, Wabup Tinjau Sejumlah TPS di Dapil II

14 Feb 2024 | Uncategorized

Simpang Pesak, Diskominfo SP Beltim – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Wakil Bupati (Wabup) beserta rombongan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Beltim melaksanakan monitoring ke beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi Kecamatan Dendang dan Kecamatan Simpang Pesak, Rabu (14/02/2024).

Pelaksanaan monitoring dilaksanakan ke seluruh dapil di Kabupaten Beltim yang terbagi menjadi tiga rombongan yang masing-masing dipimpin oleh Bupati, Wabup dan Sekretaris Daerah (Sekda) Beltim.

“Ini merupakan tugas kita untuk memonitor kegiatan pelaksanaan Pemilu 2024 di seluruh Beltim khususnya kalau tim 2 ini di Kecamatan Dendang dan Simpang Pesak. Dari hasil yang kita monitor tingkat kehadiran masyarakat dalam memberikan hak suara sangat signifikan melebihi dari 80 persen,” ungkap Khairil.

Wabup Beltim Khairil Anwar mengaku masyarakat khususnya di Kecamatan Dendang dan Simpang Pesak dalam memberikan hak suaranya kepada calon yang mereka unggulkan sangat antusias. “Yang jelas kita dari Pemerintah Daerah sangat mengharapkan partisipasi masyarakat secara aktif agar mereka mau datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya,” pungkasnya.

Sama halnya di Kecamatan Dendang, di Kecamatan Simpang Pesak pun partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya pun dinilai sangat aktif. Hal ini dibenarkan oleh Camat Simpang Pesak Muhammad Syafe’i saat ditemui oleh humas Diskominfo SP saat rombongan memonitor TPS 02 Desa Tanjung Batu Itam.

“Alhamdulillah keaktifan masyarakat Simpang Pesak rata-rata diatas 80 persen di per TPS setelah di cek di lapangan dan kalau kendala-kendala seperti kotak suara atau surat suara dan lain-lain juga sampai sekarang tidak ada masalah,” ungkap Syafe’i.

Untuk informasi, di Kecamatan Simpang Pesak terdiri dari 27 TPS termasuk satu TPS Lokasi Khusus (Loksus) yang diperuntukkan bagi para pegawai perusahaan tambak udang di desa Tanjung Kelumpang.

TPS loksus merupakan TPS yang diperuntukan bagi masyarakat tidak bisa pulang ke kampung halaman sesuai alamat tempat tinggal berdasarkan data kependudukan karena kondisi tertentu.

Terkait dengan pelaksanaan Pemilu, Syafe’i berharap untuk kedepannya sosialisasi Pemilu bagi masyarakat Simpang Pesak lebih ditingkatkan.

“Harapannya untuk kedepannya atau Pemilu berikutnya sosialisasi lebih ditingkatkan sehingga partisipasi masyarakat juga meningkat sehingga persentasenya juga lebih baik misalnya diatas 90% kehadiran masyarakat itu sih harapannya dan semoga demokrasi lebih mantap lagi,” tutupnya. (Al)