Muntok, Diskominfo Beltim – Seluruh atlet Pencak Silat Kabupaten Belitung Timur telah meninggalkan tempat penginapan Kontingen di SMP IT Bina Insan Cendikia Muntok, Sabtu (26/8/23). Para pendekar silat Kabupaten Beltim menyumbangkan satu medali emas, dua medali perak dan tiga medali perunggu Beltim pada Pekan Olahraga Provinsi VI di Bangka Barat.
Medali emas disumbangkan oleh Satrio Almustafa yang turun di Kelas I. Medali Perak diraih oleh Cahya Carla Lestari di Kelas F Putri dan Yoska di Kelas E Putri. Sedangkan Medali Perunggu diperoleh Tri Wulandari di Kelas C Putri, Dolphi Rangga di Kelas H Putra dan Zikril Firmanto di Kelas I. Jumlah perolehan medali ini di bawah target Pengkab IPSI Beltim, yang menargetkan dua emas.
“Target awal kami dua emas yang potensi besar dan dua emas yang potensi kurang dari 50 persen,” ungkap Oficial IPSI Beltim Deartha Kurniawan.
Deartha mengatakan ada dua kendala yang dihadapi atlet. Kendala pertama lantaran karena belum pernah uji coba tanding dengan menggunakan peraturan baru. Hal ini membuat para atlet agak kewalahan saat penerapan di gelanggang pertarungan.
“Yang ke dua, atlet yang kita kirim merupakan atlet muda yang rata-rata jam terbangnya belum banyak, tapi mereka tetap berusha menampilkan yang terbaik untuk Pencak Silat dan Kabupaten Beltim,” ujar Deartha.
Meski di bawah target, Deartha berharap Pemerintah Kabupaten Beltim, baik KONI maupun Dinas Kepemudaan dan Olahraga dapat membagikan bonus bagi atlet yang sudah berprestasi.
“Untuk bonus agar bisa diperjuangkan, bonus itu salah satu penghargaan bagi atlet yg telah berjuang menyumbangkan medali untuk Beltim, para atlet merupakan pahlawan olahraga bagi Kabupaten kita,” tutup Dearta.
IPSI Beltim menurunkan 13 atlet, yang turun pada 13 kelas yang diperlombakan pada Porprov VI Bangka Barat.@2!
