Dinas Perkim Beltim Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

28 Jun 2021 | Info OPD

Manggar, Diskominfo Beltim – Senin (28/6) bertempat di Waterboom Sungai Manggar Desa Mekar Jaya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengadakan kegiatan penyerahan bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Penugasan Bidang Perumahan Sub Bidang Rumah Swadaya Tahun Anggaran 2021.

          Ditemui di lokasi kegiatan, Kepala Dinas Perkim, Ferry Irwan mengatakan bahwa kegiatan ini bertemakan pembukaan rekening untuk penyaluran Dana Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) yang diperuntukkan bagi 60 orang penerima yang tersebar di dua desa yaitu Desa Mekar Jaya sebanyak 30 unit dan Desa Kurnia Jaya sebanyak 30 unit.

          “Penerima bantuan ini berdasarkan usulan yang kemudian selanjutnya diverifikasi oleh Dinas kami, ada tim verifikasinya,” jelas Ferry.

          Ferry juga menjelaskan serangkaian tahapan telah dilaksanakan oleh Dinas yang dipimpinnya. Adapun tahapan yang telah dilaksanakan antara lain tahap persiapan pelaksanaan dimulai dari Perekrutan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), Pembekalan TFL, Penunjukan Bank penyalur dana bantuan. Tahap penyiapan Calon Penerima Bantuan (CPB) dimulai dari sosialisasi dan penyuluhan CPB, identifikasi dan verifikasi CPB, kesepakatan dan pembentukan kelompok penerima bantuan, dan penyusunan dan pengusulan proposal kemudian Penetapan penerima Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) dimulai dari penerbitan SK Bupati Belitung Timur, dan pembukaan rekening atas nama penerima bantuan.

Ferry juga menghimbau kepada para penerima bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni untuk lebih bijak dan cermat dalam menggunakan bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Daerah.

“Kita ada tiga kloter tahapan penyaluran bantuan, ini yang tahapan pertama. Untuk kloter yang pertama ini diminta untuk dapat melaksanakan tepat waktu, karena kalo ini terhambat, otomatis kloter keduanya terhambat, bisa-bisa lewat tahun anggaran kita tidak bisa melaksanakannya lagi,” tutup Ferry

Sri Suharti, salah satu penerima bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni mengaku bersyukur dan mengapresiasi Pemerintah Daerah atas bantuan yang diterimanya.

“Kami merasa sangat bersyukur sekali pemerintah mengadakan ini, karena rumah kami saat ini dalam keadaan bocor atapnya, terimakasih pemerintah” katanya penuh haru. (Ts)