Manggar, Diskominfo SP Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim), Kamarudin Muten menyambut baik kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi perdana Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Beltim di Ruang Kerja Bupati Beltim, Kamis (28/8/2025).
Forum yang telah berdiri selama tujuh tahun ini dibentuk dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) untuk menumbuhkan, memantapkan, dan mengembangkan pembauran kebangsaan di masyarakat Indonesia yang beragam.

Audiensi perdana ini menjadi momen memperkenalkan FPK sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab).Bupati Beltim, Kamarudin Muten, menyambut baik audiensi ini dan menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan.
“Saya berharap FPK dapat rutin mengadakan aktivitas yang berunsur kebersamaan, sehingga forum ini benar-benar menjadi wadah persatuan yang bermanfaat bagi masyarakat Beltim,” ungkap Kamarudin.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab dalam mendukung forum Forum Pembauran Kebangsaan Beltim.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin memberi dukungan kepada FPK sebagai bagian dari pemerintah daerah. Keberagaman adalah kekuatan, dan Pemkab siap bersinergi agar keharmonisan ini terus terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FPK Beltim, Sarjano, menyampaikan bahwa FPK saat ini mewadahi 12 suku bangsa yang terdata melalui berbagai paguyuban, seperti Jawa, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan lainnya.

“Kita menekankan pada pentingnya persatuan dan kesatuan. Tidak ada yang merasa lebih tinggi. Semua suku memiliki kedudukan yang sama. Kita adalah satu bangsa, Bangsa Indonesia,” ujar Sarjano.

Ia menambahkan bahwa audiensi ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan komitmen FPK dalam menjaga kebersamaan lintas etnis.“Kami ingin kehadiran FPK benar-benar terasa di tengah masyarakat, menjadi perekat antar suku, sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui semangat persatuan,” tambahnya.
Ia menjelaskan keberadaan FPK saat ini, bukan karena adanya konflik, melainkan sebagai bentuk preventif dan wadah silaturahmi lintas etnis.

“Dengan dukungan Pemkab, forum ini diharapkan dapat terus memperkuat kebersamaan dan menjaga keharmonisan yang sudah terjalin sejak lama,” ujarnya.
Harapan Sarjano, audiensi ini dapat menjadi awal yang baik bagi sinergi antara FPK dan Pemkab dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, damai, dan saling menghargai perbedaan kedepannya. (Rn)
