Pemkab Beltim Apresiasi Kreativitas Seniman Asli Beltim

24 Agu 2025 | Info OPD, Seni dan Budaya

Gantung, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sangat mendukung dan mengapresiasi karya-karya seni  rupa khususnya seni lukis oleh seniman asli Beltim, Juliansyah.

Hal ini diungkapkan Bupati Beltim melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Beltim, Hendri pada Pembukaan Pameran Lukisan Tunggal yang bertajuk “Aku dan Alam Sekitarku” Karya Juliansyah di Bellville Billitone Gantung, Sabtu (23/08/2025).

“Atas Nama Pemerintah Kabupaten Beltim, kami sangat mengapresiasi kreativitas dari Bang Juliansyah yang merupakan seniman lukis asli dari Beltim. Karena selama ini memang untuk seni rupa, khususnya seni lukis itu pelakunya belum terlalu banyak. Mayoritas sekarang ini lebih banyaknya seniman di seni musik,” ungkap Hendri.

Hendri mengatakan kedepannya Pemkab Beltim melalui Disbudpar Kabupaten Beltim akan berusaha untuk memajukan seni-seni lainnya sebagai bagian dari ekonomi kreatif.

“Biar nanti seni ini bukan hanya sebagai hiburan dan bukan hanya sebagai pemuas kreativitas saja, tetapi juga mempunyai unsur ekonomi yang tidak kalah dengan seni lainnya, seperti seni musik,” ungkapnya.

Dengan hadirnya pameran hari ini, Ia berharap hal ini bisa memotivasi para generasi muda di Kabupaten Beltim untuk terus menggali potensi di bangku sekolah supaya ada regenerasi di masa depan.

“Mudah-mudahan generasi muda, khususnya anak-anak usia sekolah, bisa menggali potensi mereka baik melalui pendidikan di lingkungan sekolah maupun melalui sanggar-sanggar yang ada. Tidak hanya terbatas pada satu dua jenis seni, tetapi juga termasuk seni lukis. Apalagi sekarang ini sudah ada beberapa tempat yang membuka sanggar untuk belajar melukis bagi anak-anak usia muda,” pungkasnya.

Senada dengan Kadisbudpar, Seniman Juliansyah atau yang akrab disapa Bang Juju ini juga mengajak generasi muda untuk terus berkarya dan mengerjakan hal-hal yang positif.

“Aku ingin mengajak generasi-generasi muda, anak-anak, pelajar, silahkan berkarya. Jangan menunggu, kalaupun usia sudah tua, tidak ada kata terlambat untuk memulai. ” ungkap Juju.

“Semuanya tidak mengenal usia, tidak mengenal jenjang strata. Aku ingin mengungkapkan sesuatu lewat bahasa rupa. Begini, bahwa seni itu adalah bahasa. Jadi melukislah, berekspresilah, tidak hanya melukis, apapun itu kerjakanlah selama hal itu positif,” tutupnya. (Al)