25 Truk Turun Angkut Tanah Timbun

2 Agu 2025 | Uncategorized

Simpang Pesak, Diskominfo SP Beltim – Sebanyak 25 truk lalu lalang mengangkut tanah puru menuju area pembangunan jalan penghubung antara Dusun Sidorejo dan Dusun Aik Dekat Desa Simpang Pesak Kecamatan Simpang Pesak, Sabtu (2/8/25).      

      Satuan Tugas (Satgas) TNI Manuggal Masuk Desa (TMMD) ke-125 mengerahkan puluh truk ini untuk mengebut pengerjaan pengurukan jalan. Tujuan agar proses pengangkutan dari lokasi pengerukan hingga ke lokasi jalan yang berjarak kurang lebih satu kilometer dapat lebih cepat.    

Komandan Satgas TMMD ke-125 Kodim 0414/Belitung, Letkol Inf Karuniawan Hanif Arridho mengatakan pengerasan jalan tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi akses bagi warga. Mengingat banyak warga menggunakan aksesn jalan untuk aktivitas.

“Dengan kondisi jalan yang rusak parah, akan segera kami perbaiki. Kami berharap pengerasan ini dapat meningkatkan mobilitas warga yang sehari-hari menggunakan jalan,” kata Hanif melalui rilis yang diterima Diskominfo SP Beltim, Sabtu (2/8/25).

Hanif yang didampingi Koordinator Pembangunan jalan TMMD, Letda. Inf. Rumawan mengungkapkan para personel Satgas TMMD dibantu para sopir truk tak kenal lelah. Mereka terus bekerja dengan penuh dedikasi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Semangat kebersamaan antara Satgas TMMD dan warga sangat memotivasi kami untuk terus menyelesaikan target pembangunan fisik sesuai jadwal,” ujar Hanif.

Sementara itu, Rumawan menambahkan bukan hanya truk yang dipergunakan untuk mengerjakan jalan namun juga memanfaatkan alat berat. Alat berat berupa stumbal ini untuk meratakan dan memadatkan material batu agregat di lokasi jalan yang menghubungkan kedua Dusun.

“Proses pengerjaan ini dilakukan untuk mengatasi kondisi awal jalan yang rusak parah dan sulit dilewati terutama saat musim hujan,” tambah Rumawan.

Rumawan menyatakan pengerasan jalan ini memasuki tahapan penting. Di mana seluruh material disatukan dan dipadatkan agar lapaisan dasar jalan dapat lebih kuat.

 “Dengan menggunakan alat berat, proses perataan material batu agregat dan pasir menjadi lebih efisien,” ujar Rumawan. @2!