Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Kelas Ibu Hamil dan Deklarasi Ibu Hamil Indonesia Dalam Mencegah Anak Stunting secara serentak di seluruh puskesmas se-Kabupaten Beltim pada Selasa (22/04/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 140 orang ibu hamil di tujuh kecamatan se-Kabupaten Beltim secara luring maupun daring melalui zoom meeting.Dikatakan oleh Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinkes Beltim, Itta Erlina bahwasannya kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak sejak dini serta penurunan resiko kesehatan pada ibu hamil.

“Seperti dideklarasikan tujuannya ini untuk mengurangi anak stunting, karena kita tahu awal mula dari anak stunting itu dimulai dari masa kehamilan bukan setelah dia lahir,” kata Itta kepada Diskominfo SP Beltim.
Lebih lanjut, Itta mengatakan sasaran kegiatan ini tidak hanya menyasar bagi para ibu hamil semata, namun juga turut menyasar kepada orang terdekat dari ibu hamil tersebut, seperti suami dan keluarga.

“Ibu hamil ini terkadang tidak bisa mengambil keputusan saat mereka membutuhkan pertolongan atau ada suasana hati yang perlu mendapatkan support, terutama pada fase kehamilan, lalu fase melahirkan hingga mengasuh. Karena untuk melahirkan generasi emas sejak dini, para ibu hamil ini tentunya perlu dukungan dari suami, keluarga inti dan masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap semoga melalui kegiatan ini, para ibu hamil dan pendamping mampu meningkatkan pengetahuan untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka pribadi terutama terkait kehamilan, persiapan persalinan hingga tahapan pengasuhan anak guna menciptakan Generasi Emas Indonesia 2045.
“Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini menjadikan ibu hamil berjanji dan berkomitmen untuk lebih serius terhadap derajat kesehatan mereka pribadi,” ujar Itta.

“ Diharapkan juga bagi para pendamping para suami dan keluarga, setelah ikut kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian mereka kepada ibu hamil dalam menjalani masa kehamilan, persalinan dan pengasuhan. Tak kalah pentingnya juga memberikan dukungan untuk memberikan asi ekslusif,” tambahnya.
Salah satu peserta kegiatan, Farah Mawadah mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia mengaku bersyukur karena berkesempatan mengikuti kegiatan yang menurutnya memiliki banyak manfaat bagi dirinya yang tengah menjalani kehamilan pertamanya.
“Menurut aku, kelas ini penting banget ya. Terutama buat aku, yang calon ibu baru, gimana cara mencegah stunting pada anak yang ternyata pencegahannya dimulai sejak mengandung, lalu melahirkan dan mengasuh anak, acara ini berkualitas sekali,” pungkas warga Desa Padang Kecamatan Manggar tersebut. (Ts)
