Manggar, Diskominfo SP Beltim –– Sebanyak 138 pelajar SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2025.
Kegiatan yang digelar di Gedung Auditorium Zahari Mz Manggar ini dibuka secara resmi Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar yang bertindak sebagai inspektur upacara, Kamis (10/4).

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Beltim Evi Nardi, perwakilan TNI-Polri dan purna paskibraka tahun 2024.
Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar mengapresiasi kepada seluruh peserta yang lolos seleksi administrasi dan siap mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Menurutnya, menjadi Paskibraka bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang disiplin dan berintegritas.
“Saya menekankan kepada mereka, tunjukkan yang terbaik dalam diri sendiri. Seleksi ini bukan seremoni, melainkan bentuk tanggungjawab. Mereka yang terpilih ini adalah kader-kader pembangunan yang akan menentukan masa depan bangsa,” kata Wabup Khairi Anwar.
Wabup juga menyampaikan dalam tahapan seleksi yang berlangsung diharapkan mampu menghasilkan calon Paskibraka handal yang dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik.

“Ke depannya, apa yang sudah didapat dari pelatih, dapat diimplementasikan dalam kehidupan,” harapnya.
Ia juga berpesan kepada panitia agar seleksi berlangsung secara objektif, transparan, dan profesional.Disisi lain, Kepala Badan Kesbangpol Beltim Evi Nardi menjelaskan seleksi telah dimulai sejak 25 Maret 2025 dengan berbagai tahapan seleksi.
“Seleksi hari ini (Kamis 10/4) diikuti oleh 138 peserta dari SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Beltim. Sebelumnya, waktu awal ada sebanyak 200an peserta yang daftar,” kata Evi Nardi.
Dijelaskannya, seleksi Paskibraka berlangsung dalam beberapa tahapan yang dimulai dari seleksi administrasi pada 25 Maret. Lalu di Bulan April 2025 ini seleksi Pancasila dan wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum. Kemudian, seleksi kesehatan dan parade, seleksi kesamaptaan dan PBB serta seleksi kepribadian. (ver)
