Dukung Pencegahan Korupsi, Pemkab Beltim Hadiri Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025

6 Mar 2025 | Berita Utama, Pemerintahan

Manggar, Diskominfosp Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengikuti Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 via zoom di Ruang Rapat Bupati pada Rabu (05/03/25).

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Beltim Kamarudin Muten, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar., Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Sekretaris Daerah dan Staf Ahli Bupati serta jajaran Kepala OPD d Lingkup Pemkab Beltim.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta didukung oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Saat menyampaikan sambutan via zoom, Ketua KPK Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa MCP merupakan instrumen strategis bagi pemerintah daerah untuk mengukur efektivitas rencana aksi pencegahan korupsi.

“Dengan indikator yang lebih komprehensif dan berbasis evaluasi mendalam, MCP 2025 diharapkan dapat menjadi acuan kepala daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan efisien,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, pencegahan korupsi bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga memastikan regulasi mendukung ekosistem yang bersih dan sehat.

“MCP harus menjadi sistem yang memperkuat tata kelola tanpa menciptakan hambatan bagi sektor usaha dan pembangunan ekonomi,” ujar Setyo.

Ditemui usai kegiatan tersebut, Inspektur Daerah Kabupaten Beltim, Haryanto, mengatakan Inspektorat selaku admin MCP KPK dan juga sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Daerah, akan mengundang perangkat daerah terkait serta unsur pimpinan daerah untuk menyusun rencana aksi.

“Jadi, rencana aksi ini isinya dari indikator-indikator MCP KPK itu akan kita petakan. Kemudian akan kita buatkan rencana aksi, kapan kita memenuhi dokumennya, melakukannya, sehingga dapat dikontrol oleh pimpinan,” Jelas Haryanto.

Dirinya mengungkapkan, pada tahun sebelumnya Pemkab Beltim meraih Peningkatan Indeks MCP terbaik se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia berharap di Tahun 2025, Pemkab Beltim bisa mempertahankan predikat tersebut.

“Kami berharap bukan hanya mempertahankan tapi bisa meningkatkan nilai. Walaupun memang tantangan untuk pemenuhan evidence ini cukup tinggi karena banyak tambahan dari indikator dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkas Haryanto. (Ln)