Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menghimbau agar anak harus di vaksin polio pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio untuk mencegah kejadian luar biasa (KLB) polio di Beltim. Pemberian vaksin ini menyasar anak berusia 0 hingga 7 tahun dengan rentang kelahiran mulai 24 Juli 2016.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinkes Kabupaten Beltim, Dianita Fitriani usai kegiatan Rakor dan Evaluasi Sektor Kesehatan Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan di Ruang Pertemuan Guest Hotel Manggar, Jumat (19/07/2024) sore.
“Mari kita cegah jangan sampai KLB polio terjadi di Beltim. Tidak perlu takut, Insyaallah berdasarkan riset ini aman dan tidak akan menimbulkan efek samping apapun yang membahayakan,” tegas Dian.
PIN polio putaran pertama akan berlangsung pada 23-29 Juli 2024. Kemudian, putaran kedua akan berlangsung 6-12 Agustus 2024 mendatang. Dinkes Beltim telah menyiapkan sebanyak 272 pos guna menyukseskan imunisasi polio.
“Karena PIN polio ini sudah ada ketentuannya dari Kementerian Kesehatan. Kita sudah ikuti semua prosedur dan menyiapkan yang diperlukan mulai dari kebijakan daerah melalui surat edaran Bupati dan menyiapkan fasilitas layanan serta melibatkan kader-kader dan lintas sektor terkait lainnya,” ungkap Dian.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Dian berharap target nasional 95% yang telah ditetapkan bisa tercapai.
“Di Kabupaten Beltim capaiannya harus 95%. Seluruh Nasional ditargetkan paling rendah 95% sudah harus mendapatkan vaksin polio. Kalau tidak tercapai resikonya bisa dilakukan ulang, artinya tidak sampai nih kekebalan kelompoknya,” pungkasnya. (Al)
