Manggar, Diskominfo SP Beltim – Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim) Khairil Anwar menerima kedatangan rombongan Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung di ruang kerjanya, Kamis (13/6/24).
Pada kegiatan tersebut, Khairil turut didampingi Asisten III Haryoso, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim Hendri, dan Pengurus LAM Beltim.
Khairil menyambut baik adanya audiensi dan silaturahmi dari LAM Belitung. Hal ini menurutnya sebagai bentuk diskusi dan bertukar pikiran untuk tetap memelihara budaya melayu di tengah perkembangan zaman.

“Kita juga ingin menyamakan antara Adat Belitung dan Belitung Timur itu satu yaitu Adat Belitong. Jangan sampai ada ketimpangan,” ucap Khairil.
Dirinya menginginkan keberadaan LAM Belitung dan Beltim semakin kuat agar pelestarian adat dan budaya Melayu Belitong bisa terus berlanjut dengan pemahaman dan pelaksanaan yang sejalan.
“Kami akan instruksikan kepada Dinas Pariwisata untuk bekerjasama dengan LAM Belitung Timur agar Kades dengan Kadus dikumpulkan dan kita adakan semacam brainstorming supaya pelaksanaan di lapangan tidak rancu,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua LAM Beltim Andi Susanto mengatakan hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan Memorandum of Understanding (Mou) yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu.
“Kami diberi waktu dua minggu untuk menyelesaikan MoU dalam keseragaman antara Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur terkait masalah adat, terutama dalam adat perkawinan dan adat-adat yang lain nantinya,” jelas Andi.
Ia berharap, Pemkab Beltim terus berkomitmen dalam mendukung dan memfasilitasi LAM Beltim dalam upaya pelestarian adat dan budaya Melayu Belitong.
“Semoga kami terus didukung dari Pemda terutama dari dinas terkait. Jadi kelangsungan kami di lembaga serta untuk support ke masyarakat itu dapat berjalan sesuai dengan yang disampaikan Wabup bahwa antara Belitung dan Beltim ini satu kesatuan dalam adat,” pungkasnya (Ln)
