Manggar, Diskominfo SP Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Ruang Rapat Gunung Lumut Bappelitbangda, Selasa (30/4/24). Musrenbang digelar untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045.
Plt. Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Beltim Ilfan Suryawan mengatakan Visi yang ingin dicapai Beltim dalam 20 tahun ke depan adalah menjadikan Beltim Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan untuk Indonesia Emas 2045.
“Maju, diharapkan Beltim menjadi daerah yang memiliki kualitas hidup yang tinggi, ekonomi yang maju dan didukung oleh infrastruktur teknologi yang canggih,” jelas Ilfan.
Dilanjutkan Ilfan, Visi Sejahtera dimaksudkan agar masyarakat Beltim bisa menikmati kemakmuran utuh, tidak miskin, menikmati pendidikan, mampu mengimplementasikan kesetaraan gender dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima.
“Visi Berkelanjutan bermaksud pembangunan di Kabupaten Beltim secara sadar dan terencana memadukan aspek lingkungan hidup, sosial dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan, kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan,” ucapnya.
Untuk mencapai visi tersebut, Ilfan mengungkapkan 6 rumusan misi yang perlu dilakukan oleh Pemkab Beltim dalam 20 tahun ke depan. Rumusan misi tersebut dibagi dalam 4 tahapan pembangunanyang akan dituangkan dalam perencanaan jangka menengah atau 5 tahunan.
“Misi yang dirumuskan itu Transformasi Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Blue Economy, Green Economy dan Ecotourism, Pembangunan SDM yang berkualitas dan Berdaya Saing, Pembangunan Infrastruktur yang Merata dan Berkualitas, Pemerintah yang Bersih, Profesional, Akuntabel dan Berbasis Digital, Pemantapan Ketahanan Sosial Budaya, dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Secara Berkelanjutan,” ungkap Ilfan.
Namun menurut Ilfan, sebuah visi tidak akan terwujud dengan sendirinya. Diperlukan misi-misi yang jelas dan terukur serta langkah konkret yang harus diambil untuk mencapai setiap asek dari visi tersebut.
“Kesuksesan perencanaan jangka panjang ini butuh keterlibatan dan kontribusi aktif dari semua pemangku kepentingan, baik dari sektor publik maupun swasta, serta dari masyarakat sipil dan akademisi,” tuturnya.
Turut Hadir pada kesempatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Beltim, Forkopimda Kabupaten Beltim, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah II Kemendagri, Perencana Ahli Madya Koordinator Sumatera II Bappenas RI, Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Jajaran Pimpinan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Beltim serta perwakilan unsur masyarakat Beltim. (Ln)
