Damar, Diskominfo SP Beltim – Ratusan masyarakat Kecamatan Damar tampak menyerbu lokasi Operasi Pasar Murah (OPM) di Halaman Gedung Moestar Moes, Rabu (20/03/24). OPM digelar guna menjaga stabilitas harga di bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri 1445 H/2024 M.
Diketahui sebanyak 3 ton Beras SPHP, 50 dus Minyak Goreng Minyak Kita, 240 Kg Gula Pasir, 40 Kg Tepung Terigu, ikan segar, telur ayam dan bahan kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih murah dibanding harga pasar pada OPM tersebut.
Ditemui saat kegiatan berlangsung, Camat Damar Arief Firmansyah mengatakan terdapat penambahan stok pada OPM kali ini dibanding gelaran OPM di lokasi yang sama pada 7 Maret lalu.
“Waktu OPM jelang ramadan kemarin beras cuma 1 ton, minyak goreng 15 dus dan belum ada gula pasir dan tepung terigu. Sekarang lebih banyak stok dan jenisnya,” tutur Arief.
Arief menjelaskan, penambahan stok dikarenakan tingginya antusiasme dan permintaan dari masyarakat sekitar. Pihaknya pun berkoordinasi langsung dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan Kabupaten Beltim untuk bisa memenuhi permintaan tersebut.
“OPM ini sangat berpengaruh sekali terhadap laju inflasi jelang lebaran. Di kondisi saat ini, masyarakat lebih dapat menjangkau harga terutama untuk bahan kebutuhan pokok,” ucapnya.
Di sisi lain, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar menjelaskan kegiatan tersebut akan kembali dijadwalkan, namun pelaksanaannya akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi terkini di masing-masing wilayah kecamatan.
“Alhamdulillah sambutan dari masyarakat sangat baik dan antusias. Seterusnya akan kita (Pemda) jadwalkan kembali. Pemkab Beltim melalui Tim TIPD dan Satgas Pangan Kabupaten Beltim akan terus bekerja sama,” ujarnya.
Meskipun OPM seluruh kecamatan di Kabupaten Beltim akan kembali dilaksanakan, Namun dirinya menghimbau agar masyarakat memanfaatkan momen tersebut dengan bijak.
“Silahkan masyarakat belanja saja disini se-dapat-nya karena memang stok kita terbatas. Permintaan masyarakat akan tetap kita tampung dan kita juga akan tetap melaksanakan giat pasar murah,” pungkas Khairil.
Warga Minta OPM Sering Digelar
Nana (46) salah seorang pembeli sembako di OPM Kecamatan Damar mengatakan sangat terbantu dengan kegiatan ini. Terlebih akhir-akhir ini harga kebutuhan pokok untuk sejumlah barang terus mengalami kenaikan.
“Setiap ada kegiatan ini saya selalu ikut meskipun cuma selisih 2000-3000, tapi ini sangat berarti bagi kami kaum ibu rumah tangga,” ujar Nana.
Diungkapkan Nana, meskipun harus berdesakan dengan warga lain dirinya tidak jera untuk memburu berbagai bahan kebutuhan pokok yang harganya lebih murah pada kegiatan tersebut.
“Hari ini banyak yang saya beli, beras 3 karung, minyak, gula. Tapi ya itu, harus desak-desakan.Semoga nanti kalau ada OPM lagi bisa dibuat sistem antrian jadi kami gak capek, karena ini lagi puasa,” ujar Nana.
Menurut Nana, selisih harga sembako yang ditawarkan lumayan besar dibanding harga pasaran. Ia berharap OPM lebih sering digelar dan Pemkab Beltim bisa menyediakan barang kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang juga lebih murah.
“Beras SPHP satu karung (5 kg) kalau di warung 60 ribu disini Cuma 53 ribu. Minyak goreng di toko14 ribu disini Cuma 12.500. Cuma bumbu yang selisihnya cuma sedikit. Semoga harga barang-barang yang lain juga nanti bisa agak dimurahkan sedikit. ,” ungkapnya.(Ln)
