Kamus Digital Bahasa Sawang Disosialisasikan

1 Nov 2023 | Agenda, Berita Utama

Gantung, Diskotikdansa Beltim—Kamus digital Bahasa Suku Sawang disosialisasikan kepada masyarakat Desa Selingsing sebagai program dari Kemendikbudristek bersama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dalam pemajuan kebudayaan melalui Tim Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) Desa Selingsing .

Inovasi berupa kamus digital Bahasa Suku Sawang tersebut diharapkan dapat memperluas akses pemahaman dan penggunaan bahasa Suku Sawang untuk berbagai kalangan. Kamus ini disusun oleh 10 mahasiswa dari seluruh Indonesia melalui tim tersebut yakni Faizah Masturina Yuatno, Shanti Anggraeni, Sabina Akhmad, Rafli Noer Khairam, Reza Prasetyo, Monica Feby Santoso, Mutia Nursabitha, Gita Iqlima, Silvia Kiki Jakob, dan Cristin Mokodompit. 

“Kami mengapresiasi tim KBKM Desa Selingsing yang membuat inovasi tersebut sebagai salah satu upaya untuk melestarikan dan memperkaya khasanah bahasa dan budaya Beltim. Kamus digital ini merupakan suatu bentuk kurikulum merdeka yaitu kearifan lokal,” ujar Heriyanto Helmi selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 4 Gantung.

Heriyanto berharap agar tim KBKM Desa Selingsing dapat mengintegrasikan inovasi kamus digital BASKARA dengan kurikulum pembelajaran di sekolah. Dengan begitu, para siswa dapat mempelajari bahasa dan kebudayaan suku Sawang melalui platform digital.  

“Kearifan lokal yang ada di SMP juga mengangkat kebudayaan suku Sawang Sawang, Saya melihat kalian orang hebat yang bisa memberikan motivasi kepada adik-adik di SMP ini,” ujar guru mata pelajaran agama Islam itu. 

Dalam kesempatan itu, para peserta sangat antusias mengikuti sosialiasi yang berlangsung selama 2 hari (30-31 Oktober 2023). Para peserta itu mempelajari fitur kamus, terjemahan, dan games yang ada dalam website BASKARA agar bisa memperoleh banyak pengetahuan dan informasi mengenai bahasa dan kebudayaan suku Sawang. 

“Semoga inovasi BASKARA ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat dan pelajar di Desa Selingsing. Website tersebut itu diharapkan bisa jadi bahan pelajaran agar masyarakat maupun pelajar bisa belajar tentang suku Sawang dengan mudah,” ujar Faizah selaku ketua tim KBKM Desa Selinsing saat sosialisasi  di gedung pertemuan Desa Selingsing, Kabupaten Beltim, Selasa (31/10).

Selain itu, ia menambahkan bahwa karyanya melalui website dan buku Suku Sawang bisa dikenal seluruh kapisan masyarakat.

“Kami ingin mengenalkan karya kami yaitu website dan buku suku Sawang. Melalui lewat karya ini, bahasa Suku Sawang dan kebudayaannya bisa dikenal oleh masyarakat luas,” kata Faizah. (ver)