Manggar, Diskominfo Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus menggencarkan pencegahan penyakit filariasis atau kaki gajah. Rencananya Pemkab akan melakukan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) pada Oktober dan November 2023.
Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Beltim Dianita Fitriani mengatakan sasaran target pemberian Tablet Anti Kaki Gajah (Takaga) sebanyak 124.403 orang dengan rentang usia 2-70 tahun.
“Ini minum di tempat, pendataannya nanti Kominfo Beltim yang bantu. Begitu selesai minum obat filariasis di depan tenaga kesehatan, baru dicatat di aplikasi. Mudah-mudahan target kita tercapai minimal 76 persen,” ujar Dian.
Dian menjelaskan, jumlah Takaga yang diterima setiap orang berkisar antara 2 hingga 9 tablet tergantung dengan tinggi badan masing-masing. Namun menurut dian ada kemungkinan penundaan pemberian obat bagi yang kontraindikasi tablet.
“Pemberian obat ini tetap memperhatikan indikasi medis penerima. Obat pencegahan juga tidak boleh diberikan pada ibu hamil atau pasien dengan kondisi medis tertentu yang tidak diperkenankan,” ungkapnya.
Pada pelaksanaan POPM nanti, Ia mengatakan Pos Takaga akan dibagi menjadi empat kategori yakni Sekolah, TK dan Paud, Puskesmas dan pos lain yang memungkinkan, perkebunan dan pertambangan, Rumah Sakit dan Klinik Pratama, dan OPD di Kabupaten Beltim.
“Untuk Puskesmas, Pustu, Polindes akan jadi pos statis. Jadi nanti silahkan warga berkunjung kesana termasuk yang ada di klinik swasta,” jelasnya.
Ia menghimbau masyarakat agar tidak perlu takut untuk minum takaga. Karena ini merupakan tindakan menjaga dan mencegah jangan sampai terkena penyakit kaki gajah.
“Dari sekian banyak yang meminum obat ini gak ada yang aneh-aneh kok, insyaallah. Jadi kita ajak nih bulan Oktober ada Pos Takaga. Silahkan datangi yang ada di wilayah-wilayah terdekat,” tandasnya. (Ln)
