Seminar Nasional Jejak Peradaban Urang Laut Belitung Timur Digelar

5 Sep 2023 | Berita Utama

Manggar, Diskominfo Beltim – Urang Laut atau Suku Sawang, merupakan bagian dari peradaban Belitung Timur (Beltim) yang tak terpisahkan dari warisan budaya Beltim.

Bupati Beltim Burhanudin menyebutkan bahwa Urang Laut atau Suku Sawang merupakan bagian dari peradaban Beltim yang memiliki cerita luar biasa yang layak ditelusuri dan diamati bersama.“Tema “Jejak Peradaban Urang Laut Belitung Timur” yang diangkat dalam Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) Beltim tahun 2023 sangatlah istimewa.

Tema ini memperkenalkan kita pada bagian penting dari identitas dan sejarah Belitung Timur yang mungkin belum sepenuhnya kita kenal,” ungkap Bupati Aan sapaan Burhanudin saat membuka seminar nasional Jejak Peradaban Urang Belitung Timur di Gedung Auditorium Zahari Mz, Manggar, Selasa (5/9).

Bupati Aan menjelaskan jejak peradaban Suku Sawang merupakan perwujudan hidup harmoni antara manusia dan laut terkait pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah dan tentang keberanian dalam menjalani kehidupan di lautan. Dengan lebih mengenal Urang Laut atau Suku Sawang ini, kita akan lebih menghargai dan terus berupaya melestarikan adat dan budaya yang nantinya akan menjadi salah satu daya tarik wisata Belitung Timur.

“Melalui seminar ini akan membawa kita untuk lebih memahami nilai-nilai luhur dan bagaimana mereka tetap relevan dalam dunia yang terus berubah,” jelas Aan.

Dalam seminar nasional itu menghadirkan empat narasumber yakni Judi Wahjudin selaku Direktur Perlindungan Kebudayaan Kemendikbudristek, Sony Christophorus selaku peneliti muda utama Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah BRIN, Ira Dillenia selaku peneliti muda pada Badan Riset dan Inovasi Nasional dan Aryandini peneliti ahli madya pada BRIN.

Salah satu narasumber dalam seminar itu, Ira Dillenia selaku peneliti muda pada Badan Riset dan Inovasi Nasional mengatakan beberapa tradisi kemaritiman dan budaya Bahari Suku Sawang yang sangat perlu dilestarikan.

“Berbagai ritual dan kesenian yang ditampilkan dalam upacara adat Buang Jong, menggambarkan aktivitas melaut Suku Sawang dan cara mereka berkomunikasi dengan para leluhur mereka,” kata Ira.

Selain itu, ia mengharapkan adanya perlindungan situs dan warisan budaya bahari dengan mengharapkan peran serta nelayan, kemudian perlu dukungan dari pemerintahan lokal untuk mengatur pemanfaatan perairan laut, perlu adanya kebijakan perlindungan budaya bahari orang Sawang terutama kemahiran menyelam, Gusong Cine dapat diusulkan sebagai kawasan konservasi maritim Urang Laut Belitung Timur. (ver)