Manggar, Diskominfo Beltim – Dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pengaduan layanan publik terutama di kalangan masyarakat nelayan, Ombusman Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan dialog dengan masyarakat nelayan di PPI Manggar, Kamis (24/8) sore.
Dalam diskusi tersebut dihadiri Asisten 3 Bidang Administrasi Pemerintah Kabupaten Beltim Haryoso, pihak Dinas Kelautan Kabupaten Beltim dan perwakilan para nelayan.
Dikatakan Fither Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombusman perwakilan Babel diskusi bersama nelayan Beltim dilakukan dalam rangka satu dekade Ombudsman RI Perwakilan Babel yang berkolaborasi dengan Pemkab Beltim.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program jemput bola guna lebih mendekatkan akses ke masyarakat untuk menjaring pengaduan layanan publik,” kata Fither.
Selain itu, Fither mengungkapkan, kehadiran Ombusman Perwakilan Provinsi Kepulauan Babel untuk mendorong agar masyarakat nelayan nelayan tidak segan melapor ke Ombudsman apabila menjadi korban maladministrasi dalam mengakses layanan publik.
“Kami datang ke Manggar karena jumlah akses masyarakat yang menyampaikan pengaduan ke Ombudsman tidak banyak. Untuk itu, kami berharap masyarakat nelayan Beltim untuk berani berpartisipasi, misalnya ada kendala perijinan, BBM kapal atau proses penangkapan di laut bisa disampaikan ke Ombusman Babel,” ungkap Fither.
Sementara itu, Asisten III Haryoso mengatakan Pemkab Beltim mengapresiasi pihak Ombusman Perwakilan Babel dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pengaduan layanan publik terutama masyarakat nelayan Beltim.
“Kami apresiasi upaya Ombusman Perwakilan Babel yang jemput bole ke kelompok masyarakat nelayan Beltim. Saya harapkan pertemuan ini dapat menampung berbagai keluhan yang dihadapi para nelayan Beltim. Apabila ada permasalahan yang dihadapi nelayan maka kita akan segera menindaklanjuti dan mendiskusikan dengan instansi terkait untuk menyelesaikannya,” ujar Haryoso. (ver)
