Banyuwangi, Diskominfo Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berhasil meraih penghargaan Pengawasan Kearsipan Terbaik, dengan kategori Sangat Baik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto kepada Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar pada kegiatan Rakornas Kearsiapan Tahun 2023, Di Hotel El- Royal, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (23/5/2023).
“Alhamdulillah Kabupaten Belitung Timur berhasil meraih penghargaan pengawasan kearsipan terbaik dalam hal pengelolaan arsip. Penghargaan tersebut kami raih berdasarkan hasil nilai pengawasan kearsipan tahun 2022, ini merupakan capaian yang luar biasa karena setiap tahun selalu ada penambahan instrumen penilaian pengawasan,” ujar Khairil.
Apresiasi setinggi-tingginya diberikan oleh Wakil Bupati Beltim atas komitmen pimpinan daerah, seluruh Arsiparis serta pengelola kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Beltim dan dinilai layak memperoleh penghargaan.
“Komitmen bersama juga sangat diperlukan dalam rangka melakukan pembinaan dan pengawasan kearsipan. Hal tersebut harus dilakukan demi kemajuan yang signifikan dalam pengelolaan kearsipan yang tertib dan baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Beltim,” katanya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Beltim, Mudiarsono menambahkan bahwa ke depannya tantangan pengelolaan kearsipan akan semakin sulit seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi.
“Untuk itu, kami akan terus berupaya mengikuti dan menyesuaikan perkembangan teknologi informasi dan juga mengingatkan kepada pimpinan OPD selaku pencipta arsip, Arsiparis serta pengelola arsip di lingkungan Pemerintah Kabupaten Beltim agar selalu menjaga komitmen, keseriusan dalam mengelola arsip, baik arsip yang berbentuk fisik maupun digital,” ucap Yayan sapaan akrabnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/5)
Yayan menambahkan bahwa tidak ada prestasi tanpa perjuangan yang sia-sia, karena arsip sebagai bukti akuntabilitas kinerja pemerintah yang harus dikelola dan diselamatkan, kalau tidak sekarang kapan lagi waktunya. (Lu2)
