Manggar, Diskominfo Beltim – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berupaya menurunkan prevalensi stunting dan berbagai isu kesehatan di masyarakat. Sebab itu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KPPKB) Kabupaten Beltim melalu UPT Puskesmas Manggar menggelar acara lokakarya mini lintas sektor di Kantor Camat Manggar, Kamis (16/2).
Kepala Dinas KPPKB Kabupaten Beltim Yulhaidir yang membuka lokakarya itu menyatakan kegiatan ini merupakan langkah penting membangun komitmen bersama dalam penurunan angka stunting, angka kematian bayi dan penyakit menular lainnya.
“Ada berbagai hal yang menjadi isu kesehatan yang harus disinergiskan. Lalu bagaimana isu stunting yang menjadi isu nasional bisa kita turunkan di Beltim pada th 2024 menjadi 14 persen. Kita juga harus menyiapkan pemahaman terkait penyakit menular yang tinggi jumlahnya di Kecamatan Manggar yakni asam urat, gula darah, darah tinggi dan kolesterol,” ungkap Yulhaidir.

Oleh karena itu Yulhaidir mengatakan perlunya ada sinergitas lintas sektor dalam penangaan masalah kesehatan.
Sementara itu, dr.Faradela selaku kepala UPT Puskesmas Manggar menyampaikan bahwa rapat Lokakarya Mini lintas sektor dilaksanakan untuk membangun komitmen, menyatukan misi di tingkat pemangku kepentingan serta mencari solusi tentang permasalahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Manggar.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri karena harus didukung lintas sektor dan kami akan memaparkan permasalah kesehatan. Kalau ada masalah, kami selesaikan dan berkomitmen mananganinya,” kata dr. Faradela.
Diungkapkannya, dalam kegiatan itu membahas mengenai capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan percepatan pencapaian indikator SPM.
“Untuk capaian SPM bidang kesehatan ada 12 indikator, mulai dari ibu hamil yang harus sesuai standar, ibu melahirkan, bayi baru lahir, anak balita hingga lansia juga stunting menjadi permasalahan kesehatan yang dihadapi anak-anak, penyakit menular yang jadi lokus kita. Di puskesmas Manggar, kita lakukan pendataan masyarakat dan apabila ditemukan masalah maka akan diintervensi lintas sektor,” kata dr. Faradela.
Dalam kesempatan itu, Camat Manggar Herri manyambut baik dilaksanakannya lokakarya mini bidang kesehatan dan berharap dapat menjadi sarana komunikasi untuk mencari solusi dari permasalahan kesehatan yang ada di Kecamatan Manggar. (ver)
