Waspada! Beberapa Nama Pejabat Beltim Dicatut untuk Menipu Masyarakat via WA

Mei 24, 2022

Manggar, Prokom Setda Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin menghimbau kepada masyarakat agar tidak langsung menanggapi pesan WhatsApp (WA) untuk meminta sesuatu yang mengatasnamakan Bupati Beltim.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati. Apabila ada orang yang mengatasnamakan Bupati, saya mohon untuk dikonfirmasi kepada saya. Jangan langsung ditanggapi,” ujarnya saat dikonfirmasi mengenai pencantutan namanya oleh orang tidak dikenal, Senin (23/5).


Beberapa waktu lalu, Burhanudin menerima aduan dari masyarakat mengenai adanya nomer WA yang mencantumkan foto profil dirinya untuk melakukan penipuan dengan meminta sesuatu kepada masyarakat.


Ditanya apakah akan menempuh jalur hukum, Burhanudin menjelaskan bahwa saat ini ia belum membawa kasus ini ke jalur hukum, akan tetapi jika memang kasus ini masih terus beroperasi di tengah masyarakat, maka ia tidak segan-segan akan membawanya ke jalur hukum.


“Belum. Namun bila nanti diperlukan, saya akan laporkan ke pihak Kepolisian,” ungkapnya.
Tidak hanya Bupati Beltim, Sekretaris Daerah (Sekda) Beltim, Ikhwan Fahrozi pun tak luput dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menipu masyarakat dengan meminta sejumlah uang kepada salah satu BKM Masjid di Tanjung Kelumpang. 


“Saya pribadi pun beberapa waktu yang lalu pernah dicatut nama di salah satu masjid di Tanjung Kelumpang. Modusnya saya sudah transfer, namun untuk mencairkannya mereka meminta uang pengurusan pencairan, dengan mengirim lewat rekening seseorang,” ungkap Ikhwan.


Ikhwan menjelaskan adapun jumlah yang diminta oleh oknum tersebut kepada pihak pengurus masjid sebesar Rp 5 juta, “Waktu itu untuk mencairkan uang Rp 30 juta mereka meminta Rp 5 juta,” terangnya.


Oleh sebab itu, Ikhwan juga turut menghimbau kepada masyarakat ataupun lembaga-lembaga supaya selalu berhati-hati dan tidak cepat mempercayai pesan WA yang mengatasnamakan pejabat-pejabat Pemkab Beltim yang meminta transferan sejumlah uang.


“Seluruh lembaga saya himbau untuk berhati-hati, karena penipuan yang bermodus dengan mengatasnamakan pejabat ini membuat seolah-olah memang betul kami yang membantu. Jadi, kepada seluruh lembaga-lembaga dan organisasi-organisasi untuk lebih berhati-hati. Harap dikonfirmasi dengan betul bila ada permintaan-permintaan sumbangan, permintaan transfer dan semacamnya,” pesannya. (yas)

Mungkin Anda Berminat Membaca