Kelapa Kampit, Diskominfo Beltim – SMP Pantja Wardhana atau SMP Budi Utama Kelapa Kampit akhirnya berubah status menjadi SMP Negeri 4 Kelapa Kampit. Perubahan status dari sekolah swasta ke sekolah negeri ini pertama kalinya terjadi di Kabupaten Belitung Timur. SMP yang berdiri sejak tahun 1963 ini merupakan sekolah swasta yang dimiliki oleh Yayasan Pembangunan Desa Senyubuk. Sudah banyak lulusan yang dihasilkan dari sekolah ini, termasuk diantaranya Bupati Belitung Sahani Saleh dan Bupati Beltim Burhanudin.
Peresmian ditandai dengan penandatangan Prasasti Peresmian oleh Bupati Beltim Burhanudin, yang dilanjutkan dengan penandatanganan simbolis Prasasti Alumni oleh Bupati Belitung Sahani Saleh dan Bupati Beltim Burhanudin. Penandatanganan dilaksanakan di Halaman SMP Budi Utama, Rabu (2/3/22).
Peresmian SMP Negeri 4 Kelapa Kampit itu juga ditandai dengan penyerahan aset SMP Budi Utama oleh pengurus Yayasan Pembangunan Desa Senyubuk ke Pemkab Beltim.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim Sarjano mengungkapkan bahwa mereka akan segera mengajukan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) untuk melakukan penghitungan aset yang dimiliki SMP Budi Utama yang nantinya akan menjadi milik Pemkab Beltim.
“Saat ini untuk penyerahan aset secara administrasi belum kami terima, jadi untuk langkah selanjutnya kami dari Dinas Pendidikan akan mengajukan ke BPKPD untuk penghitungan aset. Sehingga nanti jelas yang diserahkan SMP Budi Utama ini apa dan nilainya berapa, sehingga setelah ini barulah kami bisa bikin perencanaan,” ujarnya.
Terkait guru-guru pengajar di SMP Negeri 4 yang berjumlah 12 orang beserta Tata Usaha 6 orang tersebut, Sarjano menyatakan akan menjadikan sebagai pegawai pemerintah daerah (honorer) sambil menunggu formasi kebutuhan untuk penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
“Sambil nanti menunggu formasi kebutuhan, jadi kita catat seluruh kebutuhan kita yang nanti barulah akan menjadi prioritas kedepannya. Kita akan lihat kebutuhan yang akan masuk formasi penerimaan PPPK dan akan kita usulkan ke BKPSDM untuk cikal Dinas Pendidikan membuka penerimaan guru-guru di SMP Negeri 4 Kelapa Kampit ini,” ungkap Sarjano.
Untuk saat ini, siswa-siswi SMP Negeri 4 Kelapa Kampit berjumlah 141 orang yang terbagi menjadi 5 ruang kelas.
Sarjano mengharapkan untuk SMP Negeri 4 agar lebih baik lagi, dari segi sarana prasarana, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan juga kualitas sesuai dengan standar pendidikan bisa dilaksanakan.
“Mudah-mudahan amal baik dari pengurus yayasan dan perintis, pelapor serta pengembang SMP Budi Utama ini mejadi amal jariyah. Karena selama aset ini masih kita manfaatkan, amal baik akan terus berjalan dan kami mohon dukungan dari seluruh pihak untuk bisa mengelola lebih baik SMP Negeri 4 Kelapa Kampit,” harapnya.
Peresmian dihadiri oleh Bupati Belitung, Sahani Saleh, Wakil Bupati Belitung Timur, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Beltim, Camat Kelapa Kampit, Perwakilan Anggota DPRD Kabupaten Beltim, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Kapolsek Kelapa Kampit, Danramil, Sekdin Kominfo Beltim. (Triya)
Berikut nama-nama perintis, pelopor dan pengembang SMP Pantja Wardhana – Budi Utama 1963:
1. Alm. Pak Maen RS Rambay
2. Alm. Pak Asnawie Sengal
3. Alm. Pak A. Rasjid Madjid
4. Alm. Pak Harsono Hasan
5. Alm. Pak Syahrudin
6. Pak Eryat Asnawie
7. Ibu Murniati Husien
8. Pak Kamarudin Muten
