Pemaparan Hasil KKN UNMUH Babel dan UMP, Ini Tanggapan Bupati Beltim

Februari 23, 2022

Manggar, Prokom Setda Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) dan Wakil Bupati (Wabup) Beltim menghadiri Pemaparan Hasil Program KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Balok dan Nyuruk di Ruang Rapat Gunong Lumut Bappelitbangda Beltim, Rabu (23/2).

Program KKN yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) tersebut mendapatkan apresiasi dari Burhanudin setelah mendengarkan dan melihat pemaparan dari masing-masing perwakilan tim KKN.

“Saya berterima kasih sudah memberikan motivasi pembinaan. Apa yang sudah dilakukan mahasiswa sangat luar biasa dan terima kasih atas informasi yang disampaikan,” ungkap Burhanudin.

Berkaitan dengan beberapa saran dan masukan dari pemaparan tersebut, Burhanudin menerima dengan baik sebagai sebuah masukan dan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan sektor-sektor potensial di kedua desa.

“Mungkin dari kawan-kawan mahasiswa sudah melihat secara faktual di lapangan kondisi yang ada dari sektor UMKM-nya, dari sektor pertaniannya dan lain sebagainya. Ini jadi PR untuk kita perbaiki khusus kepada kepala desa dan camatnya untuk melakukan pembinaan secara bertahap kepada desa-desa,” ujarnya.

Ia mengatakan kepada para peserta KKN dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat, seperti inilah para mahasiswa dituntut untuk dapat mengaktualisasikan ilmu bangku kuliah ke realita yang ada di masyarakat.

“Kuliah kerja nyata mahasiswa ini bukan untuk yang enak-enak tapi bagaimana kita mengaktualisasikan ilmu dari kampus itu secara faktual di lapangan,” jelas Burhanudin.

Kemudian, Burhanudin berpesan bahwa peran mahasiswa sebagai kelompok terpelajar, mahasiswa terutama yang mengambil program studi keguruan untuk berorientasi pada pengabdian, membawa ke arah yang lebih baik, bukan hanya sekedar mengutamakan segi materiilnya saja.

“Tugas kita, yang tidak baik menjadi baik. Jangan motivasi menjadi guru itu untuk mendapat uang banyak, karena tugas kita membuat anak yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak baik menjadi baik, yang tidak bagus, menjadi bagus. Karena itulah menjadi pembelajaran buat kalian,” pungkasnya. (Ach)

Mungkin Anda Berminat Membaca