Bupati Beltim Sambut Baik Mahasiswa KKN Kolaboratif Universitas Muhammadiyah

Januari 24, 2022

Manggar, Diskominfo Beltim – Bupati Belitung Timur Burhanudin menyambut baik Mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di beberapa desa wilayah Kabupaten Belitung Timur, pada Senin (24/1), di Ruang Rapat Bupati. 

Dalam sambutannya, Burhanudian yang kerap disapa Aan ini menitipkan pesan kepada para mahasiswa untuk dapat melakukan analisis terhadap desa dimana mereka melaksanakan KKN.

“Kami juga titip pesan, selama satu bulan KKN ini, adek-adek mahasiswa harus melakukan analisis terhadap desa dimana kalian ditempatkan. Sampaikan yang terburuk dan yang terbaik dari desa-desa tersebut. Jangan sampaikan yang bagus-bagus saja, jeleknya penyelenggara pemerintah di tingkat desa juga perlu disampaikan dalam versi anda sebagai mahasiswa,” ucap Aan. 

KKN Kolaboratif antara Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 dengan Menghasilkan Produk Inovatif Berbasis Potensi Lokal”. Sebanyak 24 orang mahasiswa yang terbagi menjadi 2 kelompok ini rencananya akan melaksanakan KKN selama kurang lebih satu bulan yang dimulai hari Senin (24/1) sampai dengan Rabu (23/2) di Desa Nyuruk dan Desa Balok Kecamatan Dendang Kabupaten Belitung Timur.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Belitung Timur Mathur Noviansyah menjelaskan alasan mahasiswa-mahasiswa tersebut melaksanakan KKN di Kabupaten Belitung Timur karena Belitung Timur merupakan salah satu dari tujuan wisata.

“Jadi mereka mempunyai misi untuk mengenalkan Kabupaten Belitung Timur sebagai daerah pariwisata atau Pulau Belitong secara umum kepada dunia kampus atau dunia pendidikan diluar Belitung Timur. Selain itu, salah satu mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini ada yang berasal dari Thailand jadi mereka ingin menggali, mengetahui, dan mengenali lebih banyak tentang kepariwisataan yang ada di Belitung Timur,” jelas Mathur. 

Mathur juga menyampaikan harapan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur terhadap para mahasiswa Universitas Muhammadiyah ini agar dapat menyampaikan saran yang membangun terkait Desa-Desa dimana mereka ditempatkan khususnya dan Belitung Timur pada umumnya.

“Kita berharap mereka sesuai bidang keilmuannya masing-masing dalam waktu yang cukup singkat ini dapat mengenali tempat dimana mereka ditugaskan, lalu seperti yang disampaikan oleh Pak Bupati tadi, mereka memberikan masukan-masukan baik yg bersifat mendorong pertumbuhan ke arah meningkatkan atau yang bersifat menawarkan solusi-solusi alternatif untuk menyelesaikan masalah-masalah,” ungkap Mathur.

Harapan utama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur tidak hanya sekedar permasalahan kewilayahan yang menyangkut infrastruktur saja tapi lebih kepada masalah kependudukan dan sosial seperti angka stunting yg masih tinggi di beberapa Desa dan angka pernikahan dini. Hal ini bisa menjadi fokus dari penelitian dan pengkajian para mahasiswa KKN. (Al)

Mungkin Anda Berminat Membaca