Simpang Pesak, Prokom Setda Beltim – Wakil Bupati Belitung Timur (Wabup Beltim) Khairil Anwar terjun langsung meninjau kerusakan bangunan sekolah di SDN 5 Simpang Pesak yang diakibatkan angin puting beliung beberapa waktu lalu, Kamis, (16/12).
Di Kabupaten Beltim sendiri masih terdapat beberapa gedung sekolah yang mengalami kerusakan. Oleh sebab itu, Khairil menjelaskan di tahun 2022 mendatang gedung sekolah yang mengalami kerusakan dan mengganggu aktifitas belajar mengajar akan segera diperbaiki secara bertahap.
“Ini kan karena memang musibah dan ini memang tidak dikehendaki. Kemarin juga sudah berbincang-bincang dengan Kadin (Dindik-red) agar ini di tahun 2022 agar segera diperbaiki, karena memang gedung-gedungnya itu banyak yang sudah tua,” jelasnya.
Khairil pun sudah meminta kepada dinas terkait untuk menginventarisir gedung-gedung sekolah mana saja yang mengalami kerusakan di Kabupaten Beltim yang masuk dalam kewenangan kabupaten.
Ada beberapa kriteria sekolah yang menjadi prioritas perbaikan gedung sekolah, salah satunya dari aspek tingkat kerusakan pada sekolah tersebut.
“Kita prioritaskan untuk sekolah-sekolah yang sangat-sangat membutuhkan, jadi jika memang kerusakan itu yang bisa membahayakan siswa-siswi dan guru, nah itu segeralah ditindaklanjuti, di tahun 2022, mau tidak mau harus dituntaskanlah itu,” ujar Khairil.
Mengingat anggaran kabupaten yang terbatas, Khairil berharap Kadin-kadin teknis terkait harus mampu mencari tambahan anggaran seperti bantuan dari pusat yang berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mempercepat serta memaksimalkan perbaikan gedung sekolah yang rusak di Kabupaten Beltim.
“Oleh sebab itu, kepada Kadin terkait kita harapkan mereka harus pandai-pandai ‘ngenjulok’ dana dari pusat seperti DAK dan segala macamnya, dengan data yang akurat tentu kita bisa berbuat lebih tetapi jika data kita tidak akurat itu akan susah,” tutupnya.(yas)
Tahun 2022, Gedung Sekolah Rusak Harus Diperbaiki Secara Bertahap

