Gantung, Prokom Setda Beltim – Dengan dipotongnya pita oleh Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin serta pengibaran bendera start oleh Deputi III Kemenpora Raden Isnanta, Acara Laskar Egrang Challenge 50 KM yang merupakan salah satu rangkaian dari Pekan Olahraga Tradisional Nasional Ke-VIII Tahun 2021 telah resmi dilaksanakan.
Peresmian tersebut dilaksanakan di objek wisata Replika SD Laskar Pelangi, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kamis, (21/10).
Burhanudin sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap kedepannya Kabupaten Beltim bisa kembali terpilih sebagai tuan rumah dalam event-event nasional seperti ini.
“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan, dan kami dari Beltim berharap ada event nasional yang diselenggarakan disini dalam rangka kegiatan olahraga tradisional tingkat nasional, jadi tidak hanya egrang saja,” ujar Burhanudin.
Bukan tanpa alasan, menurutnya dilaksanakannya event-event olahraga tradisional berlevel nasional merupakan salah satu langkah dalam mendorong kepariwisataan di Kabupaten Beltim selain mengembalikan gairah masyarakat dalam melaksanakan olahraga tradisional.
“Harapan kita bahwa dengan adanya event ini, bisa menjadi pemantik untuk kembali bangkitnya Laskar Pelangi sebagai legenda cerita rakyat dari Beltim untuk mendorong kepariwisataan, serta bisa membuat kembali suasana olahraga tradisional kembali bangkit di Beltim serta di Indonesia,” ungkapnya.
Olahraga tradisional merupakan warisan turun temurun dari orang terdahulu yang kental dengan filosofinya, Aan mencontohkan di olahraga egrang ini terdapat filosofi tentang kepemimpinan, selain itu juga untuk melatih otak kiri dan kanan.
“Tentunya olahraga tradisional ini merupakan bagian pendidikan yang telah diwariskan oleh generasi pendahulu kita, yang mungkin secara sadar ataupun tidak, dirasakan oleh masyarakat kita bahwa dari olahraga egrang ini, selain contohnya dari filosofi tentang kepemimpinan juga diberikan tentang keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan, bagaimana cara untuk fokus serta jasmani harus kuat untuk memainkan sebuah egrang,” jelasnya.(yas)
