Manggar, Prokom Setda Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin bersama dengan Forkopimda Beltim menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Irjen. Pol. Anang Syarif Hidayat di Kabupaten Beltim, Kamis, (30/9).
Kunker tersebut dalam rangka monitoring pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Beltim yaitu di Kantor Camat Manggar dan SMP Negeri 1 Manggar serta peninjauan langsung pendistribusian BBM di SPBU yang sempat mengalami kelangkaan beberapa waktu lalu.
Kapolda Babel sangat mengapresiasi kinerja Tim Satgas Vaksinasi Beltim karena saat ini angka vaksinasi di Kabupaten Beltim sudah lebih dari 50 persen dari total seluruh masyarakat Kabupaten Beltim.
Selanjutnya mengenai masalah kelangkaan BBM di Pulau Belitong beberapa waktu lalu, Anang menjelaskan Forkopimda Provinsi dan Kabupaten telah mensepakati bahwa bagi pengerit yang ingin membeli BBM di SPBU harus diatas jam 7 malam.
“Kesepakatan dengan Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Beltim, bahwa akan diberikan kesempatan kepada mereka yang ingin membeli tanpa kendaraan bermotor, bisa dilakukan pada malam hari setelah jam 7 malam sampai dengan selesai,” jelasnya.
Adapun jenis BBM yang hanya bisa dibeli oleh pengerit yaitu BBM yang non subsidi seperti Pertamax ataupun Pertalite, sehingga jenis BBM yang bersubsidi seperti Premium tidak diperbolehkan dibeli oleh pengerit, dengan tegas Anang mengatakan jika ada pihak SPBU yang melanggar maka akan dilakukan penindakan tegas berupa teguran ataupun pencabutan izin.
“Yang boleh dibeli oleh pengerit ini adalah BBM yang non subsidi kalau yang subsidi tidak boleh, karena digunakan mereka dalam rangka kepentingan industri,” jelas Anang.
Sementara itu, Bupati Beltim Burhanudin mengatakan Pemkab dan Forkopimda Beltim akan mengikuti arahan dari Forkopimda Provinsi Babel dalam rangka penanganan masalah kelangkaan BBM di Pulau Belitong.
“Apa yang telah diarahkan oleh Kapolda dan Pemprov kita akan ikuti dan kita awasi bersama dengan Forkopimda melalui Kapolres Beltim dan semua masyarakat untuk mengawasi pembagian distribusi BBM ini, yang penting masyarakat tidak ribut, BBM ada, dan kegiatan bisa berjalan dengan normal,” ucap Aan sapaan akrabnya.
Aan menekankan akan pentingnya kejujuran dari pengerit, dimana BBM yang dibeli harus kembali dijual di kios-kios bensin dan tidak untuk dijual kepada pihak lain apa lagi dengan memasang harga yang tinggi per jerigennya.
“Yang paling penting juga jujur, jangan sampai ngambil beberapa jerigen terus dijual kemana-mana dengan harga tinggi, kalau ada kios bensin maka buka dan jual di kios bensin tersebut, jangan sampai masyarakat yang tidak tahu menahu yang menjadi korban,” tutupnya.(yas)
