Diibaratkan Wasit, Khairil Nilai Pentingnya Moderasi Beragama

1 Okt 2021 | Berita Utama

Sijuk, Prokom Setda Beltim – Wakil Bupati (Wabup) Belitung Timur (Beltim) Khairil Anwar mengatakan moderasi beragama dinilai sangat penting dalam upaya mempertahankan persatuan dan kesatuan Republik Indonesia (RI).
Hal demikian dikatakannya saat diwawancarai seusai menghadiri acara Pembukaan Madrasah Moderasi Beragama (MMB) Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepulauan Bangka Belitung (Babel), di Ballroom Hotel Santika Belitung, Jum’at, (1/10).


Menurut Khairil moderasi beragama diibaratkan seorang wasit yang harus menjadi penengah sehingga tidak terjadinya sebuah konflik yang akan memecahbelah persatuan dan kesatuan RI.
“Sangat penting, ibaratnya seorang wasit, jadi mereka harus menengahi, sehingga ideologi Pancasila tetap menjadi pegangan untuk semua warga negara,” jelasnya.


Moderasi beragama merupakan cara pandang dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Ekstremisme, radikalisme, ujaran kebencian (hate speech), hingga retaknya hubungan antarumat beragama, yang saat ini dihadapi oleh RI.
Walaupun di Kabupaten Beltim terbilang minim dengan persoalan konflik yang mengatasnamakan agama, Khairil berharap peran penyuluh bisa menjadi ujung tombak dalam menyuarakan moderasi beragama kepada masyarakat Beltim.


“Kita harapkan juga kepada penyuluh-penyuluh kita, seperti yang dikatakan oleh Bapak Kapolda Babel tadi untuk selalu mensuarakan (Moderasi Beragama-red), sehingga dari mulai tingkat dasar sampai dewasa ini selalu berpegang teguh kepada ideologi kita yaitu Pancasila,” harapnya.(yas)