MAU TIDAK MAU ISTERI KEPALA PEMERINTAHAN HARUS MENJADI BUNDA PAUD

21 Sep 2021 | Berita Utama

Manggar, DISKOMINFO Beltim – Purwenda Puspitasari Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melantik Riza Stya Yulianda sebagai Ketua TP. PKK Kecamatan Manggar sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Manggar di gedung pertemuan Kecamatan Manggar, Jumat (17/9).

Gerakan PKK pada hakekatnya merupakan gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah dengan prinsip kerja partisipatif, melalui Gerakan PKK ini pula peran serta aktif segenap lapisan masyarakat, begitu juga dengan peran bunda PAUD sebagai simbol sekaligus sebagai mitra utama dalam gerakan nasional PAUD berkualitas dengan memberikan sumbangan pemikiran, sosialisasi, dan advokasi terhadap pelaksanaannya.

Wenda menjelaskan bahwa PKK melalui perpanjangan tangannya yaitu para kader di tingkat kecamatan, desa serta Dasawisma harus mampu menjadi penyuluh, penggerak dan fasilitator dalam menyadarkan masyarakat agar lebih perduli dan sama-sama mencari jalan keluar terhadap masalah yang ada.

“Saya ingin menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2013 menyatakan bahwa Bunda PAUD adalah Isteri dari Kepala Pemerintahan, mulai dari Presiden, Gubernur, Bupati/ Walikota, Camat dan Kepala Desa atau bagi yang Kepala daerah nya perempuan maka Kepala Daerah tersebut langsung sebagai Bunda Paud atau bagi Kepala Daerah yang belum mempunyai isteri atau belum berkeluarga maka Bunda Paud nya dijabat oleh isteri wakilnya, artinya di sini mau tidak mau, suka tidak suka isteri kepala pemerintahan, isteri Bupati, Camat, Kades harus menjadi Bunda Paud,” tambah Wenda.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Beltim, beliau mengatakan bahwa Program Kerja yang akan ditetapkan hendaknya mewujudkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga serta bersinergi untuk berperan nyata membangun Kabupaten Beltim.

“Saya mengucapkan selamat kepada dr. Riza Stya Yulianda yang baru saja dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Manggar, pengukuhan ini merupakan bentuk kepercayaan, kehormatan, dan amanat pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama membangun, memberdayakan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujar Khairil.

“Nanti kami akan ke desa sekalian monev sekalian evaluasi, soalnya untuk koordinasi dengan 9 desa untuk dikumpulkan dalam Satu tempat kondisinya belum memungkinkan, jadi rencananya kita yang akan datang ke desa-desa, untuk Satu Dua bulan ke depan akan mau dibuat jadwal dan harapannya 10 program kerja PKK ini tercapai dengan adanya inovasi-inovasi dari ibu-ibu PKK desa dan kecamatan akan kami fasilitasi dan juga tidak akan bisa berjalan apabila POKJA PKK tidak aktif oleh karena itu harus saling bersinergi,” jelas Riza. (Lu2)