MUTASI, ROTASI, PROMOSI ADALAH DINAMIKA ORGANISASI

8 Sep 2021 | Berita Utama

Manggar, DISKOMINFO Beltim – 168 orang dilantik oleh Bupati Belitung Timur (Beltim) untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar berjalan dengan lebih baik di halaman Kantor Bupati Beltim, Jumat (3/8).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan pola pembinaan karier pegawai yang dilakukan semata-mata tidak hanya untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, namun lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar berjalan dengan lebih baik.

Di sela sambutannya Bupati Beltim menyampaikan bahwa bersama dengan Tim Penilai Kinerja Kepegawaian tetap melakukan pertimbangan yang didasarkan pada kriteria kepangkatan, kompetensi, pengalaman dan kinerja tanpa membedakan gender, suku, agama, ras dan golongan.

“Saya mohon kerja kita secara serius dan betul-betul memahami tanggung jawab yang diberikan pada hari ini, apabila anda tidak menyanggupi, anda boleh membuat surat tertulis kirimkan kepada Saya, karena saya mengajak bekerja secara optimal untuk membangun daerah yang kita cintai ini dan selanjutnya kepada BKPSDM sampai dengan Desember 2021 Saya mengulangi instruksi beberapa bulan yang lalu, bahwa BKPSDM harus menyusun regulasi tentang pembayaran tunjangan perbaikan penghasilan pagi pejabat eselon pemerintah Kabupaten Beltim, tidak ada yang tidak bekerja dengan yang bekerja maksimal dibayar sama TPPnya,” tegas Aan

Kepala BKPSDM Yuspian, S.Sos menjelaskan bahwa pelantikan ini adalah sebagai dinamika organisasi mutasi, rotasi, promosi adalah hal biasa tentunya menyesuaikan dengan dinamikanya dan sekarang ini kita ada dalam tahapan perampingan pejabat struktural yang juga menjadi agenda nasional, dan nanti akan ada penyesuaian lagi, kemudian ada rencana ke depan misalnya ada perubahan kelembagaan kita adakan penyesuaian lagi.

“Mutasi, rotasi, promosi akan terus berjalan karena akan ada pegawai yang pensiun dan mohon maaf jika ada yang meninggal dunia itu lah dinamika organisasinya, memang kali ini cukup besar karena ada kebijakan dari pimpinan untuk melakukan penataan ulang, nanti berikut-berikutnya tidak akan sebesar ini karena sifatnya lebih kepromosi atau mengisi kekosongan,” ujar Yuspian.

“Dan untuk pelantikan Kepala Dinas ada mekanisme untuk mendapatkan rekomendasi dari KASN dan itu prosedurnya berbeda dengan yang bukan eselon II, prosedurnya agak panjang sedikit karena kita berkoordinasi dengan KASN dan itu ada mekanismenya, kalau untuk eselon II itu untuk melakukan rotasi sistemnya dengan Job fit sedangkan untuk promosi pengisian calon pejabat baru harus dilakukan dengan seleksi terbuka atau lelang jabatan,” jelas Yuspian

Yuspian berharap mudah-mudah yang sudah dilantik ini dapat bekerja dengan baik, memahami tusi sesuai dengan komitmen PNS bahwa siap ditempatkan dimana saja, siap bertugas, segera beradaptasi di lingkungan baru, berkoordinasi dengan pimpinan dan rekan-rekan kerja sekitar. 

“Karena sehebat apa pun kita, kita tidak bisa sendiri dan harus menjadi team work,” tutup Yuspian diwawancarai usai acara pelantikan. (Lu2)