Manggar, Diskominfo Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin dan Wakil Bupati (Wabup) Beltim Khairil Anwar menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 70 anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, di Kantor Bupati Beltim, Rabu, (30/6).
Bupati Beltim dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim dalam kasus ini harus turun tangan dalam memberikan hak yang paling prinsip kepada anak-anak tersebut.
“Ini akan menjadi perhatian karena hak mereka yang paling prinsip yaitu untuk mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan serta kesehatan jangan sampai terlantar,” jelasnya.
Aan sapaan akrab Bupati Beltim mengatakan, Pemkab tidak boleh hanya memberikan bantuan saja melainkan harus terus mengupdate data anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu serta terus memonitoring perkembangan anak tersebut.
“Jadi tidak hanya kita memberikan bantuan saja, kita harus terus update datanya dan memonitoring jangan sampai mereka menjadi anak yang liar, karena kebanyakan kasus yang muncul di Beltim ialah anak-anak yang memang rata-rata broken home,” kata Aan.
Tidak ada kata ampun bagi orang tua yang rela menyiksa ataupun menelantarkan anaknya secara paksa, oleh karena itu Aan ingin segala permasalahan yang menyangkut dengan penelantaran anak harus ditindak secara hukum.
“Kalau ada orangtua yang menelantarkan anaknya secara paksa saya meminta untuk diproses secara hukum, karena saya tidak mau mendengar di Beltim ada anak yang ditelantarkan dan disiksa oleh orangtuanya,” tegasnya.
Kepala DSPMD Beltim : Program Sosial Sudah Merupakan Urusan Wajib Kita
Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga penerima manfaat pada Rabu (30/6), di Kantor Bupati Belitung Timur.
Bantuan sosial tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Beltim Burhanudin, didampingi Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar dan Kepala DSPMD Beltim Ida Lismawati kepada 10 orang perwakilan penerima manfaat.
Kepala DSPMD Beltim Ida Lismawati mengatakan kegiatan bantuan sosial untuk anak kurang mampu ini diperuntukkan bagi 70 orang penerima manfaat se-Kabupaten Beltim yang pada hari ini diberikan kepada 10 orang perwakilan yaitu perwakilan dari Kecamatan Manggar, Damar dan Gantung.
“Pemerintah daerah ada program bantuan sosial. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada lansia, disabilitas dengan gangguan jiwa, disabilitas mental dan untuk anak yang kurang mampu,” jelas Ida.
Ida juga mengatakan bahwa program sosial sudah merupakan urusan wajib kita.
“Kita memang menyiapkan lebih banyak porsi bantuan sosial kepada penerima manfaat yang digolongkan penyandang permasalahan sosial di Kabupaten Beltim supaya mereka bisa mandiri secara ekonomi, sehat secara jiwa dan mentalnya kemudian kita ingin mengangkat derajat hidup mereka supaya bangkit dan berdaya melalui program pemberdayaan sosial masyarakat,” tambah Ida.
Kartiana salah satu penerima bantuan ini mengaku bersyukur dan mengapresiasi Pemerintah Daerah atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah terimakasih banyak atas perhatiannya. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” ucap Kartiana.
Bupati Beltim juga menambahkan bahwa masyarakat dan Pemerintah khususnya Pemerintah Desa wajib memperhatikan anak-anak yang kurang mampu di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.
“Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk bersama-sama memperhatikan anak kurang mampu. Kita juga minta kepada para orangtua untuk menjaga hak anak seperti mendapatkan kasih sayang, perlindungan serta pendidikan, semua ini harus menjadi perhatian kita. Yang kita perlukan saat ini bagaimana anak-anak kita diperhatikan dengan baik, belajar serta kesehatan mereka, itu tanggung jawab semua pihak,” tambah Aan. (yas & Al)
