Manggar, Prokompim Setda Beltim – Wakil Bupati (Wabup) Belitung Timur (Beltim) Burhanudin kembali melakukan suntik Vaksin Covid-19 untuk dosis yang kedua Sabtu (13/02) di RSUD Belitung Timur. Pria yang akrab disapa Aan ini menjadi orang pertama yang disuntik dosis kedua setelah suntikan dosis pertama dua minggu yang lalu (29/01).
Sama halnya dengan Aan, Sekretaris Daerah (Sekda), unsur Forum Koordiansi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tokoh Agama Kabupaten Belitung Timur juga mendapat suntikan vaksin dosis kedua secara bergantian “Saya dengan Pak Sekda mewakili unsur eksekutif dari Forkopimda Alhamdulillah hari ini sudah melakukan suntik vaksin dosis kedua dan kondisi kami sampai dengan vaksin yang kedua ini baik-baik saja” Ucap Aan setelah melewati masa observasi setengah jam sesudah disuntik.
Aan menambahkan tidak mengalami hal negatif yang dibayangkan banyak orang selama ini, “Efek samping dari suntikan ini kalau suntikan yang pertama itu cuma ngantuk dan lapar saja selain itu tidak ada, karena itu kita berharap vaksin ini segera dapat untuk kita berikan kepada masyarakat dalam upaya kita menekan penyebaran Covid-19 di Belitung Timur ini”
Tidak hentinya Aan berpesan kepada seluruh masyarakat untuk terus mematuhi protokol Kesehatan “Jangan pernah lalai untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak juga hindari kerumunan karena itu untuk menjaga jangan sampai penyebaran Covid-19 di Belitung Timur semakin meningkat” kata Aan yang juga berterimakasih kepada tim medis atas kerjasamanaya.
Setelah melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 dosis kedua kepada Wakil Bupati Beltim, Ketua DPRD Kab. Beltim, Kapolres Beltim, Kajari Beltim, Danramil Manggar, MUI dan tokoh agama oleh dokter dan staf RSUD Kabupaten Beltim, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur UPT RSUD dr. Vonny Primasari mengatakan suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua ini merupakan tahapan pertama, dimana penyuntikan vaksin tahap kedua akan dilaksakan di bulan Maret yang akan datang.
“InsyaAllah bulan Maret akan dilakukan penyuntikan vaksin tahap kedua untuk masyarakat umum, semoga dengan selesainya penyuntikan vaksin tahap pertama ini dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di Belitung Timur” ujar dr. Vonny.
dr. Vonny menambahkan pembentukan antibody setelah penyuntikan vaksin dosis kedua baru terjadi setelah dua minggu penyuntikan, untuk itu walaupun telah disuntik vaksin tetap harus mematuhi Protokol Kesehatan, begitupun ketika ada pejabat yang ingin keluar daerah pelaksanaan rapid antigen tetap dilakukan.
“Untuk bandara kita sampai saat ini masih minta Rapid Antigen, karena vaksin dosis kedua baru kita laksanakan hari ini, namun setelah satu atau dua minggu setelah suntik kita masih belum tahu, kita ikuti peraturan dari bandara saja” tutup dr. Vonny.
Penulis : WaraFoto : Susanto