Ratusan Penambang Demo di Kantor Bupati dan DPRD Beltim

September 19, 2022

Manggar, Diskominfo Beltim—Ratusan  penambang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penambang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dan di halaman Kantor Bupati Beltim, Senin (19/9).

Perwakilan pengunjuk rasa menemui Ketua DPRD Kabupaten Beltim Fezzi Uktolseja di ruang rapat DPRD Beltim. Lalu, ditengah guyuran air hujan, Ketua DPRD Beltim Fezzi bersama Kapolres Beltim AKBP Taufik Noor berjalan kaki bersama penambang dari Kantor DPRD Beltim menuju ke Kantor Bupati Beltim. Di halaman kantor Bupati Beltim, Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi menemui massa aksi pengunjukrasa.

Dalam tuntutan yang disampaikan Dadang selaku koordinator demonstrasi, mereka meminta penjelasan terkait wilayah pertambangan rakyat (WPR) dan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

“Kami mendesak Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Pusat untuk segera menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Beltim. Kami juga minta penjelasan terkait perbedaan harga timah saat ini,” kata Dadang.

Disisi lain, Ketua DPRD Beltim fezzi Uktolseja mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menerima aspirasi penambang untuk kemudian ditindaklanjuti.

“Kami sudah menerima aspirasi masyarakat penambang, mereka minta ditindaklanjuti dan kami sudah melayangkan surat karena WPR ini kewenangan pemerintah pusat,” kata Fezzi.

Begitu juga disampaikan Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi bahwa pihaknya minta agar penambang dapat bersabar karena penetapan WPR bukan kewenangan daerah.

“Kami akan segera menindaklanjutinya. Kami terima aspirasi tapi belum langsung ada solusi karena semua ada prosedur dan aturannya,” kata Sekda Ikhwan dihadapan pengunjukrasa. (ver)

Mungkin Anda Berminat Membaca