Seleksi PPPK Tahun 2022 Segera Dibuka, Pesan Aan: Persiapkan Diri Anda

September 15, 2022

Jakarta – Prokom Setda Beltim, Burhanudin, Bupati Belitung Timur, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2022 dan Penyerahan SK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Azwar Anas, tentang Penetapan Kebutuhan ASN di lingkungan instansi pemerintah. Rakor yang diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jaya – Jakarta membahas terkait mekanisme seleksi ASN tahun 2022 bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia, Selasa (13/9).

Pemerintah melalui Kementerian PANRB telah menetapkan sebanyak 530.028 kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) nasional tahun 2022 (data per 6 September 2022), di mana instansi daerah sebanyak 439.338 rincian sebanyak 319.716 PPPK Guru, 92.014 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 27.608 PPPK Tenaga Teknis. Sedangkan sisanya merupakan kebutuhan untuk instansi pusat sebanyak 90.690.

Menpan RB Abdullah Azwar Anas menuturkan, salah satu prioritas pemerintah saat ini adalah penataan tenaga non ASN. Karenanya, penetapan kebutuhan ASN tahun 2022 sekaligus menjadi komitmen nyata pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kesehatan secara nasional.

“Arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2022 kita fokus pada pelayanan dasar yaitu guru dan tenaga kesehatan. Fokus lainnya adalah keberpihakan kepada eks tenaga honorer kategori II (THK-II),” jelas Anas.

Sementara itu, Burhanudin menjelaskan rencana pendaftaran rekrutmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) akan dimulai pada akhir September tahun ini.

“Kita sudah menerima informasi, sosialisasi dan penjelasan dari Kemenpan RB, Kemendikbudristek, serta dari BKN terhadap proses penjaringan ASN untuk tahun 2022 yang insyaallah akan dilaksanakan rekrutmennya dimulai minggu keempat di bulan September tahun 2022 ini,” ungkapnya ketika diwawancarai seusai rakor (14/9/2022).

Ia berharap seleksi PPPK ini dapat dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat demi memberi peluang dan kesempatan kepada putra-putri daerah yang selama ini telah mengabdikan dirinya sebagai pegawai non-ASN Pemkab Beltim untuk menjadi bagian dari ASN.

“Harapan kami sebagai kepala daerah, agar proses ini betul-betul berjalan sesuai mekanisme aturan yang ada dan peluang dan kesempatan bagi putra-putri daerah non-ASN untuk bisa mengikuti seleksi PPPK ini betul-betul dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harap Aan sapaan akrab Burhanudin.

Bupati Aan memastikan bahwa seleksi CASN ini akan diawasi dan dipantau secara serius guna mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Kemudian, ia juga menegaskan jangan sampai ada oknum yang menggunakan momen ini untuk kepentingan pribadi dengan memberikan iming-iming dapat meloloskan peserta seleksi PPPK ini.

“Ini akan dipantau, kita awasi terhadap transparansi akuntabilitas terhadap pelaksanaan seleksi CASN ini. Karena itu, jangan sampai ada masyarakat ataupun oknum yang memanfaatkan kegiatan ini secara negatif. Artinya bahwa proses ini harus sesuai dengan mekanisme, tidak ada percaloan di dalam seleksi ini,” ujarnya.

Bupati Aan berpesan kepada para calon peserta seleksi PPPK 2022 ini agar dapat mempersiapkan dirinya dengan sebaik mungkin dan ia menegaskan bahwa seleksi ini bersifat nasional dan profesional sehingga jangan dianggap remeh apalagi main-main.

“Persiapkan diri Anda dengan baik, administrasinya dilengkapi, fisik dan kesehatannya juga dipersiapkan. Yang jelas bahwa ada tes secara tertulis yang harus Anda ikuti dan itu tidak ada unsur main-main di situ, karena ini profesional, tidak ada unsur kedekatan, tidak ada unsur titipan, semua itu sesuai dengan mekanisme yang ada dan yang ditetapkan oleh Kemen PANRB,” pesannya kepada seluruh peserta tes seleksi PPPK Tahun 2022. (Ach)

Mungkin Anda Berminat Membaca