DLH Kabupaten Beltim Serahkan 180 Bibit ke Desa Buku Limau

Manggar, Diskominfo Beltim – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berkerjasama dengan Komunitas Sayang Kampong yang berlokasi di Pantai Tambak Damar memberikan bantuan 180 bibit ke Desa Buku Limau Kecamatan Manggar Kabupaten Beltim. Bantuan bibit tersebut terdiri dari 120 bakau, 30 cemara laut, 20 nangka dan 10 sukun sebagai bentuk dukungan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Ngawula Bumi Maritim #1 di Desa Buku Limau.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Beltim Novis Ezuar setelah acara Pembukaan dan Pelepasan Delegasi Pengabdian di Aula Kantor Camat Manggar, Minggu (14/8/22).

“Untuk dari DLH sendiri ada memberikan bantuan kepada program yang dikelola oleh Phase Indonesia ini yaitu cemara laut, sukun dan nangka. Kita juga bekerjasama dengan Komunitas Sayang Kampong di Pantai Tambak untuk memberikan bantuan 120 bibit bakau,” kata Novis.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diikuti oleh 16 delegasi yang merupakan peserta terpilih dari berbagai daerah di Indonesia, baik dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) maupun dari luar daerah.

Novis juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh delegasi dari seluruh Indonesia yang mau berpartisipasi sebagai upaya dalam penyelamatan, pemulihan dan perbaikan lingkungan di Kabupaten Beltim, khususnya di pulau-pulau kecil. Karena tanpa disadari bersama, bahwa pemanasan global sudah terjadi. Hal tersebut sangat dibutuhkan sebagai upaya untuk perbaikan lingkungan di pulau-pulau kecil Kabupaten Beltim.

“Kami harapkan program ini terus kita laksanakan dan adakan bukan hanya satu di kegiatan ini saja, tapi untuk di waktu-waktu berikutnya kita akan terus berkolaborasi pada para pemuda dan komunitas yang ada di Kabupaten Beltim,” harapnya.

Disisi lain, Founder Philantropy Milenial Social Activities (Phase) Indonesia Rizqi Ulinnuha menyampaikan bahwa program kegiatan ini sebagai media srana prasarana bagi para pemuda-pemudi di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kapabilitas diri, memberikan inovasi dan mengedukasikan masyarakat sekitar.

“Dalam menunjang daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) kami melangkah untuk memberikan inovasi dan motivasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Desa Buku Limau,” ujar Ulin.

Para delegasi terpilih sudah melalui berbagai proses seleksi dari seleksi berkas, wawancara dan LGD (Leaderless Group Discussion). Jumlah seluruh delegasi ialah 18 orang yang terdiri dari peserta dan vasilitator.

“Semoga kegiatan pengabdian ini bisa memberikan wadah bagi pemuda-pemudi Indonesia untuk berkontribusi kepada masyarakat dan terimakasih banyak kepada Pemkab Beltim beserta jajarannya yang sudah menyambut baik kedatangan kami disini,” tutupnya. (Triya)

Mungkin Anda Berminat Membaca