Kabupaten Beltim Dukung Penuh RPJMD Provinsi Babel

Maret 30, 2022

Tanjungpandan, Diskominfo Beltim –  Pemerintah Kabupaten Belitung Timur memberikan dukungan penuh terhadap arah perencanaan pembangunan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2023-2026 untuk tidak hanya fokus pada satu sektor pembangunan saja.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Beltim, Herial usai acara Seminar Arah Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Babel Tahun 2023-2026 di Gedung Serba Guna Pemkab Belitung, Rabu (30/02/3033).

Herial mengatakan, Pemkab Beltim sendiri sudah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2021-2026. Mulai dari meningkatkan sektor ekonomi melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga sinergitas untuk penanggulangan kemiskinan yang sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur.

“Di dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) kita sudah tercantum hal itu, dan Bupati pun sudah memberikan batasan target tiap tahunnya. Begitupun OPD yang sudah punya target masing-masing yang kita rumuskan di dalam RKPD dan renja masing-masing OPD dalam setiap tahun,” ucap Herial.

Ditambahkan Herial, RPJMD Kabupaten Beltim yang sudah ditata lebih awal, diharapkan sejalan dengan landasan-landasan umum pada RPJMD Provinsi Kepulauan Babel yang rencananya akan disiapkan oleh provinsi dalam waktu dekat ini.

“Mudah-mudahan apa yang kita rumuskan di RPJMD itu sejalan dengan nanti yang disusun  oleh provinsi agar kita tidak terlalu banyak penyesuaian. Karena kita sudah mulai menata dari sekarang,” jelasnya.

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan dalam sambutannya mengatakan, dalam perencanaan pengembangan daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi harus dikembangkan sesuai keunggulan-keunggulan dari daerah tersebut serta harus mempertahankan kolaborasi antar sektor.

“Saya ingin mengajak untuk berfikir lebih cepat, cerdas dan tepat dalam membuat kebijakan ke depan, sehingga apa yang sudah terjadi sekarang ini dapat kita pertahankan bahkan kita tingkatkan lagi pendapatan-pendapatan ataupun hasil-hasil yang selama ini sudah kita dapati,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kabupaten/Kota dan Provinsi harus berkembang secara mandiri dalam rangka memperoleh atau mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih baik, lebih besar dan berkelanjutan.

“Kabupaten kota harus betul-betul mempersiapkan berbagai tempat atau lokasi yang harus kita upayakan untuk membuka pintu kemudahan bagi investasi. Jadi ketersediaan kawasan-kawasan industri yang sudah ditetapkan secara undang-undang itu adalah faktor utama yang akan mensukseskan pembangunan di daerah,” pungkasnya. (Ln)

Mungkin Anda Berminat Membaca