Rapat Rencana APBN dan RKP 2023 Bersama Stafsus Bappenas, Ini Usulan Bupati Beltim

Februari 23, 2022

Manggar, Prokom Setda Beltim – Bupati Belitung Timur (Beltim) Burhanudin melaksanakan rapat dengan staff khusus (Stafsus) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Ervan Maksum membahas usulan Rencana Program APBN Tahun 2023 dan persiapan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Bappenas RI Tahun 2023 secara daring di Ruang Rapat Bappelitbangda, Rabu (23/2).

Dalam rapat tersebut, beberapa usulan yang diajukan oleh Burhanudin terkait pembangunan daerah Belitung Timur, salah satunya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur pelabuhan guna menunjang pertumbuhan ekonomi lokal di daerah.

“Kami berharap dalam waktu dekat ini, dukungan dari kementerian di pusat melalui Bappenas agar dapat mengawal kegiatan pembangunan pelabuhan di Tanjung Resing dan pembangunan ASDP Manggar,” jelasnya.

Bukan tanpa alasan, tekad Burhanudin membangun pelabuhan tidak lain karena keinginannya meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah dengan memanfaatkan konektivitas jalur laut untuk keluar-masuknya barang/ jasa dari dan keluar Beltim. Tidak adanya pelabuhan tersebut menyebabkan dana bagi hasil (DBH) dari pusat sangat minim.

“DBH-nya kami dapat sangat minim pendapatannya/ kecil. Karena dalam perhitungannya yang dihitung output/ keluarnya barang itu dari pelabuhan mana, sementara Belitung Timur tidak punya pelabuhan. Itu yang menjadi kendala kami, kenapa kami ngotot untuk membangun pelabuhan,” ujar Burhanudin.

Usulan berikutnya terkait pembangunan infrastruktur jalan dan penerangan jalan umum dalam menyambut perhelatan internasional G20 di Belitung yang juga akan berimbas ke Beltim
sebagai kabupaten yang berdekatan.
“Infrastuktur jalan yang berkenaan dengan G20 ini memang Belitung Timur belum mendapatkan alokasi budget dari pemerintah pusat, walaupun kami sudah bersurat melalui gubernur dan Dirjen Bina Marga,” jelasnya.

“Untuk jalan menuju Geosite Nam Salu Open Pit itu memang masih memerlukan perbaikan infrastuktur jalan. Kedua, memperbaiki infrastruktur penerangan. Dua hal ini yang kita usulkan ke kementerian,” imbuh Burhanudin.

Ia berharap usulan-usulan tersebut dapat diakomodir oleh pemerintah pusat melalui kementerian yang membidangi. Kabupaten Beltim sendiri masih membutuhkan perhatian serius dalam hal pembiayaan pembangunan agar hasil dari sumber daya alamnya dapat benar-benar dinikmati oleh masyarakat Belitung Timur.

“Pada prinsipnya, Belitung Timur saat ini masih membutuhkan perhatian serius. Dari segi pembiayaan karena dari semua SDA di Belitung Timur, feedback ke daerah tidak sebanding,” pungkasnya.

Mungkin Anda Berminat Membaca