BUPATI BELTIM: TINGGINYA KASUS TRANSMISI LOKAL HARUS JADI PERHATIAN BERSAMA

Februari 27, 2020

Manggar, Diskominfo—-Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza mengatakan kasus transmisi lokal Covid-19 di Kabupaten Beltim semakin melonjak, hingga berjumlah 113 orang. Rinciannya 109 orang sembuh, 2 orang dirawat dan 2 orang sedang menjalani isolasi mandiri. Oleh karena itu Pemkab Beltim akan segera mengeluarkan surat edaran terkait langkah strategis dalam penanganan lonjakan kasus transmisi lokal Covid-19.

Hal itu disampaikan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda di Ruang Rapat Bupati Beltim, Kamis, (21/1). Yang dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Beltim Burhanudin, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo, Kajari Beltim Abdur Kadir, Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi, Kepala OPD teknis terkait serta camat se-Kabupaten Beltim.

Diketahui saat ini transmisi lokal sudah terbagi menjadi empat kluster, yaitu cluster PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP) sebanyak 37 orang, cluster Kementerian Agama Beltim sebanyak 12 orang, kluster Bank Sumsel sebanyak 7 orang dan kluster Tungkup 5 orang.

”Meningkatnya kasus positif Covid-19 yang sudah menjadi transmisi lokal, harus menjadi perhatian kita bersama khususnya dari Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Beltim,” jelas Yuslih dalam sambutannya.

Berbagai langkah strategis harus dilakukan Pemda Beltim untuk menekan angka kasus agar tidak terjadi penambahan, mulai dari diberlakukan kembali sistem Belajar Dari Rumah (BDR) bagi siswa TK dan SD serta memberhentikan izin rekomendasi keramaian untuk sementara waktu.

Penulis: Aliyah

Mungkin Anda Berminat Membaca